Berita Resmi Statistik (Press Release)

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sebesar 3,80 Persen

QR Code Download PDF

Scan pakai kamera HP untuk
langsung download file Press Release dalam bentuk PDF

Unduh File PDF

Abstrak / Ringkasan

Jumlah angkatan kerja di Provinsi Sumatera
Selatan
pada Februari
2017
sebanyak 4,2
juta
orang, bertambah sebanyak 190,7 ribu orang atau naik sebesar 4,70 persen dibandingkan Februari 2016.



R 
Jumlah penduduk yang bekerja di Provinsi Sumatera Selatan pada Februari 2017 mencapai 4,1 juta orang bertambah sebanyak 189,0 ribu orang atau naik sebesar 4,85 persen dibandingkan keadaan Februari 2016.



R 
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Sumatera Selatan pada Februari 2017 mencapai 3,80 persen, mengalami penurunan dibandingkan Februari 2016 sebesar 3,94 persen atau turun sebesar 0,14 persen. Sedangkan jumlah penganggur terbuka pada Februari 2017
sebanyak
161,2 ribu orang atau bertambah sebanyak 1,6 ribu orang dari Februari 2016 sebesar 159,5 ribu orang.



R 
Selama periode Februari 2016 - Februari 2017 terdapat 2 (dua) lapangan usaha mengalami penurunan  penyerapan
penduduk bekerja
, yaitu: sektor Pertanian,
Perkebunan, Kehutanan, Perburuan, dan Perikanan

dan sektor Pertambangan dan Penggalian
. Penurunan penyerapan penduduk bekerja tertinggi terdapat di
sektor Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Perburuan, dan
Perikanan sebesar
1,94 persen. Sementara, 7 (tujuh) sektor lainnya mengalami peningkatan penyerapan penduduk bekerja di mana peningkatan penyerapan tertinggi terdapat di sektor Jasa
Kemasyarakatan, Sosial, dan Perorangan
sebesar 0,94 persen.  



R 
Berdasarkan jumlah jam kerja, keadaan Februari 2017 dari 4,1 juta penduduk bekerja sebanyak 2,6 juta orang atau sebesar 64,56
persen bekerja di atas 35 jam per minggu, sedangkan penduduk bekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari 7 jam per minggu mencapai 88,4 ribu orang atau sebesar 2,17 persen.



Keadaan Februari 2017, penduduk bekerja berpendidikan tamat SD ke bawah
masih mendominasi
penyerapan
lapangan kerja sebesar
45,95 persen. Sementara, penduduk berpendidikan tinggi
yang terserap di lapangan pekerjaan
masih relatif rendah yakni tamat Diploma
(D-I/D-II/D-III) sebesar 3,07 persen dan tamat Universitas (D-IV/S-1/S-2/S-3) sebesar 7,54 persen.